MADURA CHANNEL

tivina oreng madura

Fri12262014

Last update08:48:08 AM GMT

Back Games Potret Buram Kaum Penentang Tuhan

Potret Buram Kaum Penentang Tuhan

  • PDF

Kisah dari para pemimpin terdahulu adalah pelajaran penuh dengan sejarah dan pesan-pesan kehidupan. Termasuk, kisah para Nabi Allah Swt. yang diutus untuk mengajak kaumnya menyembah hanya kepada-Nya. Perjalanan dakwah para Rasul tersebut dikisahkan secara kongkrit dalam al-Qur’an dan al-Hadis. Selama menjalankan dakwah, para Rasul (utusan) Allah menemukan aneka tantangan dari kaumnnya. Mulai dari ejekan hingga kekerasan fisik. Tantangan ini hampir dialami oleh semua para Nabi yang diutus menyelamatkan kaum mereka yang musyrik (menyekutukan Tuhan).
Dalam perspektif agama Islam, para Nabi Allah itu jumlahnya banyak. Akan tetapi, Nabi Allah yang wajib diketahui oleh umat Islam hanya ada dua puluh lima orang. Kedua puluh lima Nabi ini memiliki status Nabi dan Rasul. Dalam ajaran agama Islam, Nabi dan Rasul memiliki perbedaan. Yaitu, Nabi adalah orang yang mendapat wahyu dari Tuhan namun hanya untuk dirinya sendiri. Sedangkan Rasul, orang yang mendapat wahyu dari Tuhan dan mendapat tugas untuk disampaikan kepada umatnya.
Proses para Rasul Allah dalam menyampaikan pesan-pesan Tuhan ini banyak yang mendapat perlawanan dari kaumnya. Perlawanan yang mereka lakukan sangat kuat. Sehingga, tindakan perlawanan yang mereka lakukan mendapat balasan dari Allah Swt berupa azab yang sangat menyedihkan. Buku ini hadir sebagai rekam jejak kisah-kisah perjalanan dakwah para utusan Allah terdahulu. Ada sejumlah kisah mengharu biru, menegangkan, menyakitkan dan manis-pahit dari proses para utusan Allah mengajak umat mengerjakan hal-hal yang diperintahkan oleh Allah Swt.
Diantara kisah utusan Allah yang mengharu biru itu adalah kisah Nabi Nuh As. ketika meminta kaummnya untuk meninggalkan menyembah berhala. Sebab, menyembah selain Allah Swt. adalah perbuatan sia-sia dan menyesatkan. Kisah diutusnya Nabi Nuh As. ini dijelaskan dalam Qs. 71:1.
Nabi Nuh menjalankan misi dakwahnya dengan santun dan belas kasih. Beliau memberikan pemahaman kepada kaummnya sesuai dengan ajaran yang sudah diterima dari wahyu Tuhan. Nabi Nuh memberikan pengertian tentang tindakan yang benar. Setiap saat dia mengajak kaumnya untuk kembali ke jalan yang benar. Namun, semakin gencar Nabi Nuh menyerukan ajaran kebenaran, semakin kuat kaumnya menentang ajakan dan ajaran Nabi Nuh As (hlm. 15).
Nabi Nuh melakukan dakwahnya selama 950 tahun lamanya. Akan tetapi, proses dakwah yang dilakukan Nabi Nuh As. tidak seperti yang diharapkan. Bahkan, kaumnya semakin menjauhi ajakan Nabi Nuh As. Termasuk istri dan anak Nabi Nuh tetap menjauhi ajaran Tuhan. Sampai akhirnya, Tuhan memerintah Nabi Nuh As. Membuat perahu raksasa di pucak gunung di daerahnya. Bahtera itu akan menyelamatkan kaum yang mau menerima ajaran Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Nuh As.
Pada awalnya, pekerjaan membuat bahtera tersebut mendapat olok-olok dari kaumnya. Pekerjaan pembuatan bahtera tersebut mendapat cercaan keras dari kaum yang memang menentang ajaran Nabi Nuh As. Padahal, Tuhan akan memberikan azab yang menyakitkan kepada kaum pembangkang tersebut (hlm. 40-50). Ajakan dari Nabi Nuh tetap tidak mendapat poerhatian kaumnya. Sampai pada saat yang dijanjikan oleh Tuhan, maka banjir hebat datang dan membinasakan kaum Nabi Nuh yang tidak beriman. Sementara kaum yang beriman beserta hewan-hewan yang berada di bahtera Nabi Nuh As. selamat dari terjangan banjir hebat yang diturunkan oleh Tuhan.
Selain kisah Nabi Nuh As. Dalam buku ini juga diulas kisah Nabi Luth, kisah kaum ‘Ad, kiah Fir’aunn dan negeri Saba’. Karya setebal 233 halaman ini sebentuk rekaman kisah-kisah penting dari umat terdahulu. Kisah-kisah ini memberikan motivasi dan spirit untuk konsisten dalam menjalankan ajaran keagamaan dengan baik dan benar. Menjalankan perintah Tuhan dengan baik dan benar akan berdampak dimensional bagi kehidupan. Yaitu sebagai bekal pertanggung jawaban kelak di hari pembalasan kepada Tuhan.
Yang kedua, amal ibadah yang dikerjakan ketika hidup akan menekan dari tindakan yang menyimpang dari garis-garis Tuhan. Jika hal itu dilaksanakan dengan baik, maka Allah Swt. akan memberikan balasan yang terbaik dan akan diselamatkan dari azab yang sangat menyakitkan ketika kiamat nanti. Wallahu a’lam.    

*Penikmat Buku, Tinggal di Sumenep

Judul: Para Pembangkang!
Penulis: H. Muhammad Yusuf bin Abdurrahman
Tebal: 233 hlm
Penerbit: DIVA Press
Terbitan: April 2013
ISBN: 978-602-255-114-0
Peresensi: Zaitur Rahem*


Potret Buram Kaum Penentang Tuhan

Music

Musik-Dangdut1
Menghadirkan Musik Yang Terbaik

Live Streaming

live
MENGHADIRKAN TAYANGAN TV ONLINE

RADIO STREAMING

radio
Menghadirkan Siaran Radio Online

BUDAYA MADURA

budaya
BERANEKA RAGAM BUDAYA MADURA